Monday, March 12, 2007

Iman dan Optimisme

Apakah yang anda rasakan ketika musibah menyambangi kehidupan kita ? yang pasti, rasa derita, sengsara, dan duka lara akan membalut sukma. Hal ini manusiawi. Namun yang berbahaya apabila ujian dan cobaaan ilahi tersebut melahirkan benalu pesimisme dan mecabut akar optimisme dari relung diri.
Orang beriman selalu optimisme dalam hidup. Nabi Yaqub AS berpesan kepada anak-anaknya, sebagimna termaktub dalam Alquran,”.. Janganlah kalian berputus asa dari kasih Allah SWT sebab sesungguhnya tidaklah berputus asa dari kasih Allah SWT kecuali kaum yang kafir.” (QS Yusuf [12]:87)

Setiap orang beriman yakin bahwa Allah selalu menyertainya. “Dia [Allah] Mahateliti akan segala sesuatu yang kaum kerjakan.” (QS Alhadid [57]:4), karena itu, dengan sikap menyandarkan diri (tawakal) kepada Allah SWT, orang yang beriman percaya dia tidak mengarungi ganasnya samudra hidup ini sendirian. Cukuplah Allah SWT baginya, karena Allah SWT adalah sebaik-baiknya alwakil, tempat bersandar.
Iman menghasilkan harapan. Tidak adanya harapan adalah indicator kosongnya ruang jiwa dari iman, tidak percaya kepada Allah SWT.

Harapan kepada Allah SWT adalah konsekuensi logis dari kebiasaan yang beriman berpikir posifitif kepada Allah SWT. Harus diakui, setiap kita dirundung malang, ada dua pilihan : Berpikir Pofitif (husnudzan) atau berpikir negative (su;udzan) keapda Allah SWT.

Sayangnya, yang sering terbit dalam fajar hati saat kita tertimpa penderitaan adalah pikiran negative kepada Allah SWT. Kita kadang kehilangan perspektif kasih Allah SWT dan hikmah di balik kehendak-Nya.

Padahal dalam hadis qudsi yang sangat popular disebutkan, “Ana ‘indi zahnni ‘abdi bi (aku [Allah] sesuai dengan perkiraan hamba-ku-tentang-Ku).” Pandangan negarif dan pesimistis kepada Alah SWT adalah pangkal putus harapan kepada-Nya. Sebaliknya, pikiran positif dan optimis kepada Allah SWT adalah akar tumbuhnya harapan kepada-Nya.

Dengan optimisme yang lahir dari keimanan kepada Allah SWT. Kita dapat mulai bangkit untuk meneliti asal-muasal, penyebab segala bencana yang menerpa, sekaligus mencari solusi pencegahannya. Karena itu, ruh kehidupan orang yang beriman adalah iman kepada Allah SWT. Iman itulah yang memompakan optimisme dalam menghadapai segenap tantangan hidup. Hidup tanpa iman laksana tubuh tanpa jiwa.

Wallahu a’lam bish-shawab

Oleh M Subhi-Ibrahim

Di kutip dari Majalah REPUBLIKA, Senin, 12 Maret 2007

Saturday, March 10, 2007

Temanku APES + SEDIH 3 KALI dalam SEHARI

Memang mungkin hari sial temen gw namax zaldie. Temen gw ini sedang nyusun skripsi, pada tanggal 8/03/2007 dia bermalam di tempat kerja gw di warnet sampai jam 4 pagi, soalx buru-buru kumpul berkas pada tanggal 9/02/2007 supaya bebas pembayaran SPP masuk semester genap. Zaldie minta tolong ama gw bantuin bikin program, anehnya program hanya tampilan user infterface yang udah jadi tapi database dan code query databasenya belom jadi ( Aneh man programmer skrang udang pintar langsung bikin interface blom jadi analisa databasex ). Skripsix tentang web pada suatu Perguruan negeri. Setelah di selesaikan programnya pagi hari langsung menjuju ke kampus untuk uji sistem sambil kumpul berkas, kebetulan temen-temen cw yang lainnya juga mau uji sistem plus kumpul berkas. Jadi mampir di rumah temen ambil beberapa komputer. Setelah di kampus si Zaldie ini dapet berita dari temanx yang baru kami singgah, katanya : “Ada HP, Punya Om nya hilang di Meja depan dan yang punya itu adalah orang kepolisian “ ( siap2x aja di interogasi diruangan yang gelap hheehhehe ). Terus temen pada kaget , hanya zaldie yang melihat hp itu di meja yang lain tidak melihat. Memang kebetulan pas kami mau ke kampus, setelah mengambil komputer, pagar rumah teman kita tidak di tutup dan temen yang punya rumah itu kebetulan lagi sibuk mencuci dan tidak melihat setalah kepergian kami ke kampus. Dan setalah itu orang-orang yang pernah datang kerumah itu harus datang untuk di introgasi.( Gile man baru pertama kali gw di interogasi sama Pak.Polisi ). Waktu ashar telah lewat gw zaldie blom juga ujian n kumpul berkas, pas jam 5 sore akhir keputusannya adalah gagal, zaldie tidak bisa melakukan uji sistem dan kumpul berkas karma berbagai hal. Dari tadi pagi sampai sore hasilnya nihil dan yang beruntung hari itu juga adalah temen cw yang uji sistem + berkas akhir lolos bebas pembayaran.

Setelah itu kami pulang dam kembalikan kerumah yang kehilang hp itu untuk di introgasi. Pada saat itu di rumah temen kami si zaldie saja yang melihat hp sesaat hp itu belum hilang dan di yang di introgasi sampai2x dibawa kelantai 2. dan akhir tidak ada yang mengakui dan juga tidak ada yang merasa mengambil dan semua terserah pak polisi bagaimana bagus untuk menyelesaikan hal ini lebih baiknya lagi karma. ( 2 kali aja kena sial hehehehe kasian deh lo zaldie ). Trus setelah di sidang oleh pak polisi kami berangkat ke acara perkawinannya mantan pacarnya zaldie, dan setalah sampai di sana ternyata mempelai pria nya adalah senior kami yang dimana waktu kami di OSPEK dia itu kejam banget. ( n btw gw liat mantan pacarnya zaldie cakep juga loh eheheheheheh) ok itu aja sehari kena apes ( HABIS JATUH KETIMPA TANGGA )

Saturday, March 3, 2007

Detik-detik Ujian Meja


Akhirnya waktu berdebar-debar telah datang, telah 4,5 tahun saya menanti masuk diruangan R206. Ruangan yang penuh memacu detak jantung dimana di keliling oleh orang-orang yang menguji mental dan syaraf-syaraf otak dari hasil penelitian saya. Sebelum hari pada tanggal 25 Febuari 2007 melakukan persiapan keseluruhan. Semua perlengkapan computer Jas ( boleh minjem), dasi (boleh minjem ) ,sepatu ,baju putih (bleh minjem ) hehheheheheheheheh. Komputer sementara di letakan di belakang kampus rumah teman agar supaya besok gampang di angkat dan siap. Selama di rumah teman saya melakukan testing konfigurasi program saya 1 komputer dan 1 laptop, bukan hanya itu saya membuat back up 1 PC lagi agar supaya jika terjadi bermasalah computer saya, saya siap dengan 1 PC lagi yang sudah saya siapkan program dan konfigurasinya ( Dikasih tau sama senior banyak pengalaman yang terjadi pada saat ujian meja heheheheeh). Soalnya gw merasa computer gw g pantes mau ujian meja, soalx dilihat dari spesifikasi dan memory nya wah gw takut banget pas terjadi yang gw g inginkan. Setelah install system operasi, trus pasang programnya samapai jam 03.00 wita 26 Febuari 2007 semua persiapan sudah siap tinggal diangkat besok ke kampus di ruangan R206. Istirahat baru di mulai dari jam 03.00 wita samapai jam 06.30 yach 3 setengah jam istirahat trus gw balik ke t4 sepupu gw untuk mandi dan memakai baju, jas , sepatu, celana dan dasi OK semua beres. Tetapi selang gw mau berangkat diantar peke motor cuaca g mendukung gw kayaknya, mendung, gelap gerimis terpaksa menunda keberangkatan gw ke kampus. Gw pikir kayaknya gw telat neeh dan g bakalan sukses rencana gw dan g bakalan mungkin gw angkat computer soalx hujan dan takut ada masalah dengan komponen klo terkena basah (eh lo tau sendiri klo alat elktronik kena air apalagi computer sensitive man ).

Hujan selalu mengguyur pagi hari gw untuk ujian meja, lalu gw berdoa dengan khusuk kepada sang khalik yaitu Allah.SWT mudahan di berikan kesalamatan dan kesuksesan rencana ujian meja saya hingga detik akhir ujian meja. Akhirnya doa saya di Kabulkan cuaca menjadi cerah, sinar matahari memancarkan sinarnya di pagi hari, setelah itu langsung saya pesan taksi untuk ambil komputer di rumah teman di belakang kampus jam 08.40 wita, setalah itu saya menunggu rekan skripsi saya untuk membawa 2 PC komputer ke ruangan R.206 ( ruangan yang pertama kali saya masuk/injak, mencium aroma AC dan suhu ruangan yang aga beda dari pada kelas perkuliahan yang lain selama saya di kampus ). Wah cobaan lagi, 2 penguji gw g bisa hadir terpaksa diganti dengan dosen yang ada di kampus. ( padahal yach klo dosen itu masuk gw g grogi heheheeh ). Aturan mulai ujian meja jika 15 menit penguji tidak masuk digantikan penguji/dosen yang ada di kampus tersebut. Akhirnya SK ( Surak keputusan pesiapan ujian meja dan di ketuk palu sidang 3 kali dimulai jam 10.20 wita wiiihh dingin tangan gw man ).

Selama di ruangan R.206 gw jawab pertanyaan yang gw bisa dan semampu gw dan ada lagi pertanyaan yang gampang masa gw lupa waduhhhh gila man padahal tuh sering banget pertanyaan itu gw hapal dan diluar kepala lagi( mungkin terlalu banyak ilmu gw dapet yachhh di luar ehehehehehehehh sombonggg neehh dikit aja yach ). 3 Penguji gw di hadapkan hanya 1 penguji aja yang beberapa pertanyaan gw bisa jawb dan 2 lain nya gw jawab ( padahal juga kakak gw mengingatkan di sms kuasai bahan skripsi gw ). Akhir penentuan hasil ujian meja gw harus menunggu diluar ruangan, sekitar 5 menit gw menunggu di luar akhirnya masuk dan berdiri di hadapan 4 penguji 2 merangkap sebagai pembimbing dan hasil keputusan adalah ……

Nama : M Agoes Mulki dengan hasil SANGAT MEMUASKAN. Dalam hati gw Terima kasih yang Allah.SWT tanks'GOD akhirnya 4 setengah tahun gw kuliah hanya 1 jam 30 menit gw di ruangan R216 untuk mendapatkan sarjana dengan title S.Kom dengan IP heheheheh lumayan di atas IPK. 3.xx layau dan temen gw hebat di dapet cumlaud hebat juga akhir orang yang pertama gw hubungi hasil ujian meja gw adalah orang tua gw di Jakarta. Alhamdulillah gw menyelesaikan Sarjana gw di kampus STMIK DP Makassar

TUNGGU DETIK-DETIK WISUDA YACH